Apa itu komponen elektronik, sistem analog, dan sistem digital?
Komponen elektronik adalah sebuah benda yang merupakan bagian dari rangkaian
elektronika yang memiliki fungsi masing-masing sesuai dengan kegunaannya di
dalam rangkaian elektronika.
Sistem analog adalah sistem yang mengolah sinyal listrik
menjadi gelombang elektromagnetik yang bersifat berkelanjutan/kontinyu.
Sistem digital adalah sistem yang mengolah sinyal listrik
menjadi kombinasi urutan angka 0 dan 1 (bilangan biner).
Perbedaan sinyal analog dan sinyal digital:
- Sinyal analog membentuk pola seperti sebuah
gelombang, sedangkan sinyal digital membentuk pola kotak-kotak.
- Sinyal analog sangat terpengaruh oleh goncangan/gangguan
(noise), sedangkan sinyal digital tidak terpengaruh.
- Dalam hal pengiriman informasi, sinyal digital
lebih cepat daripada sinyal analog.
-- Kelebihan dan kekurangan sinyal analog dan sinyal digital --
Kelebihan sinyal analog:
- Teknologi analog cenderung lebih awet
- Sinyal analog dapat diproses secara langsung
Kekurangan sinyal analog:
- Sensitif terhadap goncangan/gangguan (noise)
sehingga mempengaruhi informasi yang akan dikirim
- Pemrosesannya yang cenderung lambat
- Rentan akan kesalahan
- Dikarenakan sensitif terhadap noise,informasi
yang disampaikan cenderung kurang tepat/akurat.
Kelebihan sinyal digital:
- Proses pengiriman informasi pada sinyal digital
sangat cepat
- Tidak terpengaruh akan goncangan/gangguan
(noise) sehingga tidak mempengaruhi informasi yang akan dikirim
- Pengoperasiannya yang lebih mudah
- Kesalahan yang dibuat cenderung lebih sedikit
Kekurangan sinyal digital:
- Rentan akan kerusakan
- Oleh karena kemudahan yang diberikan,membuat
kita sebagai pengguna menjadi malas.
Contoh alat yang menggunakan sistem analog:
- Jam analog
- Radio
- Komputer analog
- Kamera analog
Contoh alat yang menggunakan
sistem digital:
- Jam digital, seperti smartwatch yang sedang populer di masa kini
- Komputer
- Televisi digital/tv cable